investasi
30 Desember, 2009

ketika seseorang memutuskan untuk berkeluarga dengan berbagai macam alasan, saya hampir dapat memastikan ada setumpuk harap bahwa mereka akan selalu dipersatukan.
satu dalam ruang dan waktu.
namun terkadang kenyataan tidak selalu seindah dengan apa yang dibayangkan. berbagai macam benturan dan keharusan dalam hidup, bisa memaksa satu keluarga utuh berada dalam satu bentangan jarak yang jauh.

entah itu karena alasan pekerjaan, studi, dan lain-lain, seorang suami harus terpisah jauh dengan istri dan anak-anaknya, atau seorang anak harus hidup tidak dalam lingkungan kasih sayang orang tuanya.
banyak hal, banyak sebab….

ketika anak2 bertambah dewasa, orang tua meski dengan setengah hati namun segenap cinta, kerapkali harus rela ketika ‘menyerahkan’ mereka pada hidup yang mengalir bahkan ke tempat2 yang hanya berada dalam khayal orang tua mereka dan berharap hidup akan ‘memberi’ mereka kebahagiaan.

jarak pun menjadi tak terelakkan.
begitu terasa jauh, terlebih jika rindu dan harap bergemuruh, meski disembunyikan dalam ruang terdalam sekalipun – demi menunjukkan ketegaran dan harapan atas hidup yang akan memberikan balasan yang setimpal suatu saat kelak.

bukan satu, bukan pula dua. ada banyak orang yang dengan keikhlasan bahkan keterpaksaan berada pada kenyataan seperti ini.
semuanya, saya rasa sama.
kerapkali tenggelam dalam rindu dendam, terkadang berdiri pada bayang2 sepi, seringkali hanya bisa menghapuskan air mata, dengan air mata yang baru.

hanya satu hal yang kemudian menjadikannya beda
- disamping penerimaan atas keadaan, disamping do’a yang tak pernah terputus -
yaitu kesediaan untuk mengerutkan jarak dengan kata.

beruntunglah, fasilitas dan teknologi memungkinkan segala sesuatu menjadi mudah. setidaknya terlihat mudah.
dan mungkin memang mudah, jika saja mengirimkan surat masih belum dianggap suatu hal yang memalukan untuk dilakukan.
dan mungkin memang mudah, jika kita mau meluangkan waktu berada di depan keyboard menuliskan kata2 yang kemudian dikirim melalui fasilitas email, messenger, jejaring sosial…, apapun..
dan mungkin mudah jika kita mau meluangkan waktu menekan tombol2 huruf pada keypad ponsel sekedar mengirimkan sms cinta untuk orang yang tak pernah berputus harap atas kita.
mungkin mudah, jika kita mau mengangkat telpon untuk memberikan sepersekian waktu kita untuk membagi hidup dengan mereka yang kita cintai dan menerima apa yang mereka beri.
mungkin semuanya mudah, jika kitapun tahu, ketika kesempatan itu ada, ketika ruang dan waktu berpihak pada hidup kita, meski sedetik, kita bisa menciptakan kesempatan yang berkualitas. kesempatan untuk kita saling memahami bahwa sebagian diri kita adalah ‘milik’ mereka yang mencintai kita.

ya, hanya sepersekian dari waktu. tapi adalah investasi yang ditanamkan seumur hidup.
seorang istri akan tetap merasakan suaminya berada dekat dalam jangkauan kasih sayangnya.
seorang anak tak akan merasa asing dengan orang tuanya.
hanya sepersekian dari waktu yang kadang terasa sulit ditemukan pada hidup yang seakan berlari dan tak mau sedikit melambat.
hanya sepersekian dari waktu yang kadang terabaikan demi hal-hal lain yang terasa jauh lebih berharga.
tapi sekali lagi, saya fikir ini adalah investasi seumur hidup.
investasi yang membutuhkan pengorbanan dan terkadang sulit dilakukan, padahal kita menginginkan hasil akhirnya.

kita terkadang ingin membuatkan kapal besar untuk kita berlayar ke samudra luas dengan orang-orang yang kita cintai.
dan ketika hari berlalu, kita menemukan diri kita begitu fokus pada kapal tersebut,
seolah kapal itulah hidup kita, dan samudra luas adalah tujuan akhirnya.
dan kemudian ketika saat berlayar tiba, kita menemukan bahwa semuanya sama sekali tidak berguna.
kita menemukan diri kita sepi dalam pelayaran menuju samudra,
karena kita lupa melibatkan orang2 yang kita cintai dalam prosesnya,
karena kita lupa memberi tahu tempat mereka dalam kapal besar yang kita buat.
bukan, ini bukan tentang tidak adanya rasa mengerti dan berterima kasih atas segala upaya yang kita curahkan.
tapi adalah tentang denyut cinta yang harus terus menerus mendapatkan nafas dari mereka yang menggenggamnya.
karena cinta terkadang bukan tentang sesuatu yang hanya disimpan dalam hati.
tapi tentang sesuatu yang harus terus menerus diungkapkan, dijaga, diupayakan dan dilakukan.

saya, anda, – kita – bisa meluangkan waktu untuk ber’investasi’ atas hidup kita dan orang2 yang kita cintai, dan kita akan menemukan dua hal terbaik yang akan kita syukuri.
kita akan selalu menemukan hati untuk kita bersandar pada saat kita lelah menyiapkan kapal besar menuju samudera,
dan kitapun akan dengan mudah menemukan genggaman tangan penuh cinta di sepanjang dan akhir dari perjalanan kita.

with love
[kj]







30 Desember, 2009 at 8:23 am
Pertamax
pengen juga dong berinvestasi dalam keluarga
cuman kayaknta masih jauh nih
30 Desember, 2009 at 9:44 am
(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
Setuju banget dengan;
karena cinta terkadang bukan tentang sesuatu yang hanya disimpan dalam hati.
tapi tentang sesuatu yang harus terus menerus diungkapkan, dijaga, diupayakan dan dilakukan.
15 Januari, 2010 at 3:54 pm
tumben mas alam komen agak panjang,… apa kerane semangat taon baru
30 Desember, 2009 at 11:12 am
ada award but dirimu
ambil ya di blogku
30 Desember, 2009 at 12:48 pm
Inspiratif banget tulisannya…
Apalagi yang ini “meski sedetik, kita bisa menciptakan kesempatan yang berkualitas…”
Apapun itu, apa yang kita investasikan pasti buahnya akan kita nikmati…
Makasih yah dah Menginspirasi…
Salam saya
30 Desember, 2009 at 12:58 pm
tapi sayangnya kita kadang terlupa meluangkan waktu untuk keluarga dan terlalu fokus untuk mencapai sesuatu ya…
padahal sesuatu yang dicapai itu juga sebenarnya untuk keluarga
2 Januari, 2010 at 3:42 am
setuju
30 Desember, 2009 at 6:17 pm
luv u day..
31 Desember, 2009 at 8:18 am
Aku harus belajar untukbisa mempraktekan inspirasi dari tulisan ini ….
31 Desember, 2009 at 3:58 pm
Widih .. widih .. angkat jempol aja dech!
31 Desember, 2009 at 8:34 pm
nice post deh
soal long-distance yang macam gitu, teknologi memang telah memangkas jarak dan batas negara hingga benua. tapi, menurut saya ketemuan face-to-face bisa lebih menyampaikan kasih sayang dan keeratan hubungan relasional itu
dan yaa, saya pun sedang merencanakan untuk memulai investasi itu, dengan mengorbankan apa yang sekiranya perlu dikorbankan. asalkan tujuan dan balasan yang saya perjuangkan setimpal, saya rasa itu sudah lebih dari cukup untuk alasan berkorban
*koq tulisan saya malah belibet gitu ya?*
1 Januari, 2010 at 12:53 pm
rada bingung bacanya, investasi pada pemilihan pasangan begitu? dikoreksi yah kalau salah.
1 Januari, 2010 at 8:00 pm
wah saya banget, saat saya kecil juga dalam kondisi seperti itu, saat ini dengan profesi saya juga seperti itu. Tulisan yang mengilhami….,minta ijin saya kopi untuk saya kirimkan ke teman saya yang menanti di jauh sana.
Dan saya sepakat dengan ” kita bisa buat sedekit menjadi pertemuan yang berkualitas”
Mantabs
2 Januari, 2010 at 12:45 am
hemmm…kena nich ke saya. saya LDR 3 tahun lebih..
makasih for this great posting…
selamat tahun baru 2010
2 Januari, 2010 at 3:43 am
ambil poositifnya ajalah
selamat tahun barudan sukses selalu
salam sejahtera
11 Januari, 2010 at 12:45 am
maaf nongol lagi
salam hangat
16 Januari, 2010 at 8:51 pm
maaf datang lagi.
kemenyannya ketinggalan
2 Januari, 2010 at 10:43 am
HEPI NYU YER ….
3 Januari, 2010 at 9:16 am
just say hello aja mbak
4 Januari, 2010 at 1:53 pm
mzz.u
4 Januari, 2010 at 3:06 pm
apanya? eh, banyak yg nanyain soalnya. dr pd mumet, ribet jelasinya ya udh aja upload semua…
5 Januari, 2010 at 2:52 pm
ada 20 pict yg harus di foto, gada kamera, whuuaaaa…
4 Januari, 2010 at 2:35 pm
bagi keluarga yg ayah-ibunya bekerja di luar rumah, suasana kebersamaan menjadi hal yg sangat mahal harganya.
sapaan hangat kepada masing2 individu penghuni rmh sangat dibutuhkan untuk ttp menjaga keutuhan keluarga.
4 Januari, 2010 at 3:24 pm
mampir ke blog saya ya
4 Januari, 2010 at 4:05 pm
gw merasa tenang nyaman membaca baris terakhir ini :
kita akan selalu menemukan hati untuk kita bersandar pada saat kita lelah menyiapkan kapal besar menuju samudera,
dan kitapun akan dengan mudah menemukan genggaman tangan penuh cinta di sepanjang dan akhir dari perjalanan kita.
dan baris ditengah yang ini :
hanya satu hal yang kemudian menjadikannya beda
- disamping penerimaan atas keadaan, disamping do’a yang tak pernah terputus -
yaitu kesediaan untuk mengerutkan jarak dengan kata.
sepertinya gw berada di dalamnya dan hanyut.. entah kemana
4 Januari, 2010 at 4:06 pm
buat saya sendiri istri dan anak adalah Investasi terbesar dan termahal itulah kenapa saya begitu menjaganya baik-baik
4 Januari, 2010 at 4:15 pm
lama tak berkunjung….
hmmm..perasaaan yang sama dengan apa yang saya rasakan…
oh iya, Mohon dukungan dari kawan-kawan agar para pemilik “kekuasaan” tak menggunakan segala kewenangannya untuk memuaskan nafsu-nafsu mereka…
4 Januari, 2010 at 4:21 pm
terima kasih ya kunjungannya.. semoga kamu mendapatkan cinta dari orang yang kamu cintai.. dan semoga aku juga. Investasi yang takkan rugi adalah untuk akhirat, dengan mengikhlaskan kebaikan kita untuk mengharap ridho Allah.
4 Januari, 2010 at 5:16 pm
benar sekali seperti uraian mba kidungjingga, walau jarak memisahkan kita dengan keluarga tercinta ada baiknya berinvestasi memberikan jalinan silaturahmi yang tak terputus, bisa melalui sebaris kalimat sms, bertelepon atau menyapa mereka melalui tenologi komunikasi lainnya, kita tak akan pernah rugi karena kehangatan dan kebersamaan selalu ada
4 Januari, 2010 at 5:51 pm
Setuju…….
Semua adalah investasi…
sama ja kaya istilah… apa yang kita tanam itu yang kita tuai…
4 Januari, 2010 at 6:25 pm
Hmmm, senada dengan kondisi saya. Membutuhkan sehari semalam untuk sampai di tempat istri saya bertugas.
4 Januari, 2010 at 6:55 pm
Investasi ya?
Hmm, masih ingat aku si Fietria? Kalau blogku isinya terlalu seram buatmu, aku minta maaf. Tapi sebenarnya mereka adalah teman-teman saya.
4 Januari, 2010 at 7:07 pm
investasi ? manfaatkan apa yang bisa di manfaatkan
4 Januari, 2010 at 7:16 pm
meluangkan waktu untuk keluarga sangat penting, apalagi hari-hari sibuk yang kadang-kadang bertemu dengan anak tak lebih satu dua jam
4 Januari, 2010 at 7:25 pm
askum cuma mau ngucapin selamat tahun baru
4 Januari, 2010 at 7:42 pm
Aah… benar sekali… “investasi” atas hidup kita.. jangan sampai melupakan orang di sekeliling kita yang sudah dari dulu mencintai kita, namun tidak kita sadari.. Jangan sampai menyesal…
4 Januari, 2010 at 9:00 pm
tetep smgt mbak..
meski kita jauh dgn keluarga…suatu saat pasti kn berkumpul jg..
5 Januari, 2010 at 7:56 am
butuh banyak tanggung jawab dalam pernikahan, ayoo kita berjuang untuk melengkapi semuanya ^^
5 Januari, 2010 at 8:16 am
sesuatu yang sederhana namun kadanhg sulit di lakukan
5 Januari, 2010 at 10:33 am
allow berkunjung lagi, silakan terima award di blogku ya…
5 Januari, 2010 at 2:53 pm
*merenung, nunggu kamera*
5 Januari, 2010 at 5:43 pm
duh jadi kangen dengan istri dan anak di ponorogo
5 Januari, 2010 at 6:42 pm
Qinhuangdao Welcomes You!
5 Januari, 2010 at 7:29 pm
selamat tahun baru, semoga keberuntungan menyertai kita, salam kenal mas..
6 Januari, 2010 at 2:15 am
yeah… investasi hidup.. untuk orang yang kita sayangi..
6 Januari, 2010 at 9:27 am
Assalaamu’alaikum
Indahnya DUNIA hanya sementara.
Indahnya CINTA hanya seketika.
Indahnya MIMPI kadang tak pasti.
Tapi……. Indahnya PERSAHABATAN sesama kita sukar dicari ganti.
Maaf sahabatku… kerana lambat berkunjung balas; banyak urusan mengulit diri dan perlu dibereskan. Terima kasih atas ingatan berpanjangan. Mudahan kita semua diredhai Allah swt.
Selamat Tahun Baru 2010. Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.
6 Januari, 2010 at 2:34 pm
kirain finacial investment
)
6 Januari, 2010 at 2:54 pm
investasi kesehatan bagiku yg paling keren
7 Januari, 2010 at 2:00 am
mampir.. nengok seorang sahabat… salam
7 Januari, 2010 at 8:21 am
Saya lupa mengucapkan, Selamat Tahun Baru 2010. Artikel yang dulu kalau tak salah judulnya Apakah Yahudi Bangsa Terkutuk. Tapi memang sudah saya hapus.
7 Januari, 2010 at 10:10 am
Mantep Boz tulisannya…
Terimakasih banyak
7 Januari, 2010 at 12:30 pm
bicara soal komunikasi…teteh lieur …saking asyiknya maen i-net…dua no hp teteh hangus…berurutan lagi…hihihi…geus tuwir si teteh mah ya…
18 Januari, 2010 at 5:45 am
qiqiqi…henteu dugi ka kitu seee….nu aya, bahu teteh nu dengde..ngobrol sambil masak terus…
7 Januari, 2010 at 4:01 pm
investasi untuk masa depan..
7 Januari, 2010 at 4:33 pm
baca ini kok serasa mudah yang investasi…..
tapi nge-lakuainnyya itu ha……
hohohoohooo
8 Januari, 2010 at 6:25 am
postingannya menarik mas..
8 Januari, 2010 at 8:10 am
komentar ke 53 saya amankan terlebih dahulu ya
8 Januari, 2010 at 8:12 am
investasi dalam keluarga, memang betul betul harus diperlukan…
8 Januari, 2010 at 2:34 pm
investasi…. perlu itu
8 Januari, 2010 at 4:42 pm
nice info nih, jadi mulai kepikiran utk berinvestasi…tapi apa ya? bingung heheh
slm kenal ya
8 Januari, 2010 at 8:08 pm
hi…..salam kenal
ini merupakan kunjungan perdana saya ditempat ini, wakh keren nih blognya….
aku setuju buanget dengan artikel dan tulisannya
9 Januari, 2010 at 9:19 am
Hidup Begitu Indah Kalu Kita Sehati dan Seirama namun Kenyataan,,,, Sehati dan Seirama Kalu Kita Sendiri
9 Januari, 2010 at 6:40 pm
hmm.. indahnya..
9 Januari, 2010 at 8:06 pm
pengen juga kayak itu
9 Januari, 2010 at 10:31 pm
walaupun jauh akan terasa bgtu dekat karena ada rasa yg tak mungkin tergantikan oleh diri siapapun, yaitu rasa cinta, yg penting pupuklah rasa saling percaya itu agar tetap tumbuh dan subur di dlm ronga2 hati.
10 Januari, 2010 at 12:09 pm
tak sanggup aku mengomentari post ini, Non. sedih hati ini membaca tulisanmu. mungkin kamu udah tahu alasannya.
jujur, artikel ini udah membuka tabir yang selama ini mengungkungi jalan hidupku yang suram.
10 Januari, 2010 at 4:51 pm
lama tak silahturahmi ke sini, semoga tetap sehat
10 Januari, 2010 at 6:00 pm
berkunjung lagi
11 Januari, 2010 at 2:45 pm
Gw jg harus bisa berinvestasi…
11 Januari, 2010 at 10:12 pm
Selamat Tahun Baru 2010
Hati Hati ARUS PERCEPATAN menimpa Nusantara
Sahabat semuanya tahun 2009 sudah di belakang kita..
DEMI MASA..
DEMI WAKTU..
WAL ASRI..
semuanya sudah kita lalui bersama sama..
Canda tawa riang Gembira Tangis suka duka nan pilu telah berlalu..
semua telah kembali ke alam LAMUNAN TUHAN..
Tahun 2010 akan datang Menyongsong kita semuanya..
Tahun 2010 akan segera kita jalani setapak demi setapak..
Semua itu masih menjadi RAHASIA TUHAN..
Sesungguhnya Masa yang akan Datang Masih Berada dalam Sirr nya TUHAN..
Bahkan Sirr/ubun ubun manusia selalu berada dalam Genggaman Tangan Tuhan
Sesungguhnya Hidup Manusia berada dalam Genggaman Tangan Tuhan..
Sahabat.. mari kita diam sejenak melamun di alam lamunan Tuhan..
Membuka kembali perjalanan Tahun 2009 yang baru kita lalui bersama sama..
Diam dalam tafakur perenungan diri yang dalam..
Bukankah waktu yang lalu adalah guru untuk ESOK lebih baik
Bukankah kita harus mengambil hikmah perjalanan kemarin demi perbaikan
Sahabat Jangan Sia Siakan Waktu sebelum waktu berbalik melindas kita
Mari kita benahi diri kita masing masing dan belajar serta terus belajar
Menemukan Tujuan Hidup Manusia dalam Kesadaran Sepenuhnya
Walau kemungkinan tahun 2010 akan berjalan dengan berat..
Keadaan mungkin semakin tiada menentu dan semakin sulit saja
Fenomena alam dan gejolaknya semakin kerap bertambah melanda
Tapi biarlah semua itu menjadi pelajaran untuk ber SEGERA
Segera melangkah membenahi diri.. diri lahir dan diri bathin..
Membenahi Perjalanan Lahiriah dan Perjalanan Bathiniah yang terabaikan
Ingat sahabatku semuanya sekali lagi bahwa dirimu meliputi lahir dan bathin
Jika tiba Saat dan Waktunya maka diri lahir akan kembali kepada tanah
Tetapi sekali lagi INGAT !!! karena diri Bathin akan bangkit melanjutkan perjalanan
Diri Bathin akan menuai hasil apa yang selama ini kita tanam dan perjuangkan
Menangis DARAHpun percuma saja jika kau lalai selama di sini
Sahabat mulailah berfikir untuk menata kehidupan bathin kita masing masing
Sebab ketahuilah kehidupan bathin adalah sebuah perjalanan spiritual panjang
Diri Lahiriah melambangkan nilai manusia di hadapan manusia lainnya..
Sedangkan Diri Bathiniah melambangkan Nilai Manusia dihadapan Tuhan..
yayaya.. Sesungguhnya NILAI MANUSIA dihadapan ALLAH ada di sini..
Sahabat biarlah tahun 2010 menjadi tahun kebangkitan bagi kita semua
Tahun 2010 menjadi Momentum Bangkitnya Kesadaran dalam Diri
Mari Sahabatku semuanya gapailah esok lebih baik dan lebih baik lagi
Sekali lagi MELANGKAHLAH SEGERA.. jangan SIA SIA kan waktumu..
Sebelum TERLAMBAT
Selamat Tahun Baru 2010
11 Januari, 2010 at 10:13 pm
Salam Kangen buat Kidung Jingga
Selamat Tahun Baru
Semangat Baru
Menemukan Diri Sebenar Diri
Meraih Kehidupan Sejati..
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
12 Januari, 2010 at 9:25 am
kok belum update juga kidung…
udah tahun baru neeeh…. ingat 20 10.
12 Januari, 2010 at 5:34 pm
Perjalan hidup kita memang akan lebih memberikan kenangan ketika kita melalui semuanya bersama orang-orang yang mencintai kita. Ah..jadi kangen pulang.
12 Januari, 2010 at 5:40 pm
blog walking…salam kenal mba..
12 Januari, 2010 at 5:50 pm
mas belum ada postingan lagi
13 Januari, 2010 at 11:03 am
Update neng..
13 Januari, 2010 at 10:30 pm
benar sekali waktu buat org yg kita cintai lebih berharga ktimbang waktu buat nyari duit
14 Januari, 2010 at 10:25 am
Semua sama2 berharga…
Salam Kenal Gan… Nice Blog
Tukar Link yuk..
Yaah.. udah ane pasang duluan gan..
14 Januari, 2010 at 10:26 am
Sama2 M.Ibad tapi lain tempat parkir..
Keep In Touch
14 Januari, 2010 at 1:41 pm
mampir lagi
15 Januari, 2010 at 12:46 pm
blogwalking nie….
nice post mbak,
kalau saya lagi berusaha untuk memberikan waktu yang berbobot untuk keluarga saya… banyak waktu dan banyak kualitas
plus belajar menikmati waktu itu
saya sepakat mbak, waktu sedikit itu adalah invesetasi kita kepada keluarga kita masing2
15 Januari, 2010 at 3:25 pm
Dengan hormat disampaikan bahwa BlogCamp ( http://abdulcholik.com ) masih dalam tahap penyelesaian perbaikan karena landing gear mengalami gangguan.
Beberapa tehnisi sedang kerja keras untuk mengembalikan kondisinya.
Saya sementara berada di Posko Bhirawa ( http://mbahcholik.info ) dan saat ini sedang menggelar promosi kaos loreng.
Silahkan para sahabat berkunjung sebelum waktu promosi habis.
Salam hangat dari Bhirawa.
15 Januari, 2010 at 5:37 pm
mari kita berinvestasi….
nice artikel mbak.
15 Januari, 2010 at 5:53 pm
Masya Allah… saya juga pisah dengan istri & anak. Mereka di Lampung, saya di Jakarta. Bela2in menghabiskan pulsa untuk investasi pelepas rindu.
Duh… txh tulisannya
15 Januari, 2010 at 11:02 pm
saya pengen baca tulisan ini besok pagi, skrg udah ngantuk
17 Januari, 2010 at 11:16 am
..wah..
17 Januari, 2010 at 7:13 pm
wkwkkwkwkwkkkkk.. dah keliling bw tapi kok masih belum apdeeeetttt hehhehehehehe..
17 Januari, 2010 at 7:14 pm
komengna pada hilang masuk kotak aki aki
17 Januari, 2010 at 7:15 pm
biar tambah streeeessss… teriaaaakkk apdeeeeeeeeeettt.. kaboooooooooooorrrrrr
18 Januari, 2010 at 8:24 am
tumben lama updatenya
18 Januari, 2010 at 12:56 pm
dan suatu hari nanti orang-orang yang kita sayangi akan pergi dari sisi kita…
18 Januari, 2010 at 3:32 pm
The city seemed really interesting.
1 Maret, 2010 at 7:20 am
Kenapa saya lebih menikmati hubungan jarak jauh ya??