hanya tentang satu pohon imajinasi kita, bukan yang lain…
28 Maret, 2009
ada satu perasaan sedih, yang tiba-tiba menelusup tanpa bisa saya cegah.
kadang membuat saya ingin terbang, melesat cepat dan jauh.
tapi terkadang saya hanya ingin bersembunyi dalam tempurung,
jauh dari kebisingan, jauh dari keramaian, jauh dari segala macam polusi yang akan mengecewakan saya.

ah..kenapa masih juga seperti anak kecil!
hh.. kadang saya juga hanya ingin jadi seorang anak kecil, mengembara dalam ruang imajinasi 4 dimensi, bermain-main,
dan ketika lelah, tertidur kemudian bermimpi suatu saat nanti akan jadi seorang putri yang diselamatkan dari satu menara yang tinggi oleh seorang pangeran negeri antah berantah.

masih bermimpi?
selalu,
mungkin dengan impian yang berbeda.
setting, background, dan aktor yang berbeda.
tapi impian saya harus tetap ada.
setidaknya itu salah satu yang membuat saya tetap hidup.
impian saya, tentang apapun… harus tetap ada.
bahkan ketika impian itu menemukan impian-impian lain yang nyaris mirip, mirip, bahkan sama…
dan kemudian saya tak tahu lagi, apakah ini mimpi saya, ataukah mimpi orang lain yang kebetulan memiliki imajinasi yang sama (atas hidup)?

mmmmm.. ada juga yang senang berimajinasi selain kamu?
ya… banyak.
semuanya berkeliaran dalam ruangnya masing-masing.
dan jika kemudian tanpa bisa saya cegah saya menemukan satu diantaranya..
mungkin saat itu saya ingin membagi impian saya, atau menemukan jodoh untuk impian-impian saya.
setidaknya saya tau,
saya, dia ataupun mereka memiliki ruang dalam dunia nyata.
setidaknya saya dan dia juga tau,
bahwa selalu ada titik dimana kita bisa menanam satu biji imajinasi kita, menyiramnya, memupuknya, membiarkannya tumbuh dan merawatnya.

yakin bahwa titik itu ada?
yakin,
karena saya dan dia menemukannya.
belajar untuk menanam satu biji imajinasi itu,
bergiliran untuk menyiraminya,
tak lupa memberinya nutrisi,
berbahagia ketika ia mulai bertunas,
penuh harap membiarkannya tetap tumbuh.

bagaimana jika ada angin kencang atau badai yang dahsyat yang akan membuatnya terguncang bahkan tercerabut?
angin kencang itu ada,
badai yang dahsyat itu mungkin juga akan datang,
ataupun bencana lain yang tidak pernah kita prediksi sebelumnya,
mungkin juga akan menghampiri.
tapi saya tau bahwa kita memiliki kekuatan untuk mempertahankannya ketika ia belum cukup kuat untuk bertahan.
dan ketika dia sudah tumbuh besar, akarnya sudah cukup kuat mencengkeram bumi,
maka bukan hanya dia yang akan bertahan,
tapi semoga juga cukup kuat untuk kita berpegangan.

baiklah kalau kau yakin… tapi kenapa tadi bilang sedih?
ya… saya sedih… juga takut.

sedih kenapa? dan apa yang bikin kamu takut?
apakah ini tentang imajinasi itu?
bukan.. bukan tentang itu..

tentang dia?
sudahlah…. cukup satu kalimat lagi yang ingin saya katakan,
“saya mencintainya, dan saya tak ingin ada seorangpun yang menyentuhnya”

[...KJ...]

*ketika kamu takut.. karena satu alasan, maka sayapun takut, untuk alasan yang sama, juga alasan yang berbeda.
dan karena kita sama-sama takut, maka saya tahu, bahwa kita akan saling menjaga,
seperti cara kamu menjaga saya, dan juga cara saya menjaga kamu, pada tiga hari perjalanan beratus-ratus kilometer kemarin.
it’s meaningful… and it’s beautiful,
seperti juga kombinasi antara hijaunya sawah, aliran sungai, bukit, pinus dan pucuk puspa yang kemerahan.. yang kita lihat hari itu,
seperti itu juga arti keseluruhan perjalanan kemarin.





28 Maret, 2009 at 3:29 pm
hmmm saya yang pertama… senang ada postingan baru disini
28 Maret, 2009 at 3:34 pm
bgmna kbrnya mbak? dah sembuh?
28 Maret, 2009 at 3:36 pm
Buah imaji menebar bintik-bintik benih ke satu titik,menumbuhkan tekad bertahan tuk wujudkan impian.
Tatkala SanG BaYAnG datang dari balik bayangan,haruskah impian itu hilang bersama SanG BaYAnG saat dalam kegelapan..???
Wujudkan impianmu di alam nyata,jangan jadikan impianmu cuma bersemayam dalam bayang semu belaka.
@=> Selamat berimaji ria..ehehehe..
28 Maret, 2009 at 3:43 pm
Buah imaji menebar bintik-bintik benih ke satu titik,menumbuhkan tekad bertahan tuk wujudkan impian.
Tatkala SanG BaYAnG datang dari balik bayangan,haruskah impian itu hilang bersama SanG BaYAnG saat dalam kegelapan..???
Wujudkan impian di alam nyata.
Dan..jangan biarkan impian cuma bersemayam dalam bayang semu belaka.
@=> Selamat berimaji ria kembali cei..
Ehe.he.he.he..
28 Maret, 2009 at 3:48 pm
makasih sudah memaknai hidup saya.. ^_^
28 Maret, 2009 at 7:07 pm
selamat malam sahabat
senang banget sahabat masih ingat blue heheh….dan ini abangnya hihihi…………
salam hangat dalam dua musimnya blue
ikut berdoa bagi para korban banjir mau kan,sahabat?
28 Maret, 2009 at 8:27 pm
Pernah suatu kali saya berhenti bermimpi ..
Dan saya benar-benar merasa berada di titik penghabisan..
Setelah terbangun, saya menyadari bahwa ternyata jalan itu masih panjang ..
Salam kenal
28 Maret, 2009 at 9:47 pm
dan aku bermimpi tentang indahnya dunia
itu saja
29 Maret, 2009 at 5:30 am
apa kabar?
imajinasi membuat hidup semakin lebar n panjang….
mbak bisa tukar link?
kalo berkenan kabari aku ya
thanks kunjungnnya
29 Maret, 2009 at 6:55 am
lama tidak berkunjung.
Imaji tak kan pernah sepi
29 Maret, 2009 at 10:33 am
saya pernah merasakan apa yg mbak rasakan..
seperti ada bimbang yang terselip di relung mu, mbak..
bertahanlah! justru angin kencang itu yg akan mengajarkan bagaimana caranya mengatur arah bagi sang imaji..
29 Maret, 2009 at 11:30 am
Imajinasi adalah anugrah yang dimiliki manusia dimana bisa membuat manusia merasa labih hidup. Imajinasi adalah tentang “skenario” yang anda buat dalam dunia anda sendiri. Anda bertinda sebagai “Tuhan” dalam imajinasi anda. Kembangkanlah imajinasi karena mungkin dalam imajinasi anda tercermin diri anda yang sebenarnya…
29 Maret, 2009 at 1:01 pm
wah another trekking ya V?
semoga imajinasinya jadi kenyataan.
29 Maret, 2009 at 2:20 pm
sekedar imaginasi namun telah memaknai hidup hahahaa
eh aku nggak lupa lho mbak saja yang agak lupa kali hahahhaa
29 Maret, 2009 at 5:01 pm
indah
sungguh indah
memaknai pertautan kasih dengan indah
29 Maret, 2009 at 10:05 pm
meski aku gak tau benar apa maksudnya…
tapi saia rasa kasih dan cinta itu emank indah
salam kenal,
http://reatheryan.co.cc
30 Maret, 2009 at 3:22 pm
Jika jiwa ingin mengembara, tak satu pun mampu menahannya. Maka, biarlah ia pergi ke mana pun ia mau. Hanya dengan begitu ia memahami dirinya sendiri. Termasuk ketakutan dan kecemasan.
*Halah ngomong apa aku ini…*
Ya udah salam paling manis gak pake pahit ya mbak…hehe…
31 Maret, 2009 at 1:22 pm
31 Maret, 2009 at 3:18 pm
…sudahlah…. cukup satu kalimat lagi yang ingin saya katakan,
“saya mencintainya, dan saya tak ingin ada seorangpun yang menyentuhnya”….
hhmmm sudah saatnya heheheheh selamat tuh buat yang dimaksud hehehe
31 Maret, 2009 at 3:42 pm
V..aku ga menyentuhnya ko, cuman “gemandulan” di dahan2&rantingnya, karena nyaman *i’m a monkey
*
aku suka tulisan ini..
serasa seperti..aku berkisah didalamnya.. ya.. seperti itulah V.. seperti ada aku dan kingkong ku di dalamnya..
1 April, 2009 at 9:55 am
blue suka membaca postinganmu yang ini,sahabatku
salam hnagat selalu
semoga indah hari harimu yah
pilih tempat arisan yuk hehehe….
1 April, 2009 at 3:27 pm
wah ternyata punya blog yang lain tho… ?
setelah membacanya, kekaguman pada monolog sampean tidak berkurang, bahkan terus bertambah…
sekalian mau ngenalin blog saya satunya ya..
Yang ini khusus puisi meski jelek..
makasih
1 April, 2009 at 3:47 pm
halo mbak v…
selalu saja kata2 mb v dalem penuh arti dan makna…
kadang harus berulang2 bacanya biar ngerti bener hehehe…
satu kata… keren!!
1 April, 2009 at 6:46 pm
wah,, indah sekali mengungkapkannya,, saya senang sekali membacanya..
sem0ga mimpinya terwujud ya mbak,
2 April, 2009 at 5:17 pm
Assalamu’alaikum..salam kenal dan mampir ya ketempat saya
tukeran link mau gak?
3 April, 2009 at 10:07 am
makin keren uey tulisannya..
semoga awet dengan si dia hihihi
3 April, 2009 at 6:40 pm
selamat malam
semangat semangat lagi dong ok
salam hangat selalu
5 April, 2009 at 1:39 pm
si sayah masuk ke sinih
karena ngeklik kata “dear”
di postingan milik orang lain.
kayanya kalo diklik kata “kamu”
akan balik lagih ke sanah.
ckckck, huebat lah..
salam kenal teh..!
7 April, 2009 at 1:40 am
indaHnyaaa
9 April, 2009 at 9:44 pm
berimajinasi dan bermimpi, itu yang membuat kita lebih terasa hidup.
jika perlu bermetamorfose, seperti seorang guru drama
11 April, 2009 at 7:35 am
Memang hidup ini imajiner maka penuh imajinasi…
11 April, 2009 at 2:07 pm
lalu, setelah ini
masihkah kau ada?
11 April, 2009 at 7:10 pm
selamat bemalam mingguan yah sahabat
emoga menyenangkan bersama saudara dan keluarga
salam hangat selalu
12 April, 2009 at 6:24 am
Ingat “V” , kesuksesan bukan diukur oleh hasil akhir, tapi parameternya adalah badai, onak, duri yang telah dilewati.
13 April, 2009 at 12:38 pm
jadi begitu?
lalu bagaimana dengan saya?
14 April, 2009 at 10:56 pm
lalu apakah pohon imajinasi itu tetap tumbuh sekarang?
15 April, 2009 at 9:30 pm
malam sahabat
blue datang saat malam tiba nich
pa caar?
salam hangat selalu
20 April, 2009 at 6:24 am
semangat !!!
semangat tuk maju…
salam selalu hangat
21 April, 2009 at 10:18 am
berimajinasi,
dalam satu pohon yang sama,
mari berimajinasi
28 April, 2009 at 6:06 am
Naik beca bawa gunting
Kemana aja ga posting-posting
29 April, 2009 at 1:19 pm
iya..enak juga ya balik ke masa kecil…
2 Mei, 2009 at 8:24 am
Apakah pohon imajinasi itu sudah berbuah sekarang?
9 Mei, 2009 at 10:13 am
mbak, kok malah ikutan hiatus juga ?
9 Mei, 2009 at 10:46 am
apakah ada yang salah dengan imajinasi ?
imajinasi, itulah yang terkadang memberi semangat baru bagi kita
10 Mei, 2009 at 5:43 pm
wah sama….
pada istirohat panjang ngeblog
12 Mei, 2009 at 5:49 am
veeeeeeee……. ^_^v
28 Mei, 2009 at 8:00 pm
imajinasi adalah minus
titik nol adalah ketika melangkah
untuk tujuan beribu langkah
29 Mei, 2009 at 11:09 pm
imajinasi..yang selalu ada untukku walau terlahir dari mimpi..
-salam- ^_^
31 Mei, 2009 at 5:02 pm
ada pepatah mengatakan, ” tiap kali kita berhenti berjalan ketika anjing menggonggong, maka kita tidak akan pernah sampai pada tujuan”
dalam perjalanan kita selalu saja ada badai kehidupan yang melanda, dan berapa lama badai itu menghantam tergantung sampai berapa lama kita mampu menyesuaikan diri setelah badai.
hmmm…, badai ini bukannya mahabadai kan…? itu mah nickname aku, heheheheeee
1 Juni, 2009 at 9:10 pm
…emmm.. dialog yang sungguh2 so sweet… biji imajinasi itu, monokotil apa dikotil ya ?.. hehe..
5 Juni, 2009 at 7:53 am
“saya mencintainya, dan saya tak ingin ada seorangpun yang menyentuhnya”….
wuih., T_T
5 Juni, 2009 at 5:48 pm
mimpi dan imajinasi,
adakah bedanya ??
12 Juni, 2009 at 5:44 pm
Sekarang kau sudah besar dinda. tidak lagi saatnya bermimpi, tapi saatnya meraih impian 4 dimensi. Jangan takut pada angin dan badai yang mengguncang, karena itu semua pasti datang. Siapkan saja dirimu untuk menghadapi sesuatu yang baru. Salam dariku.
16 Juni, 2009 at 12:10 pm
imajinasi yang memberi semangat dalam hari2 ku…
imajinasi yang memunculkan inspirasi baru..
salam manis