ice-creamAda kalanya kita begitu menginginkan sesuatu dalam hidup kita.
Sesuatu yang setiap hari menyalakan semangat kita, sesuatu yang kita dambakan dalam setiap tarikan nafas. Tapi terkadang di saat kita hampir menggenggamnya, ada satu atau dua hal yang membuat kita urung mengulurkan tangan untuk meraihnya.. atau bahkan dengan terang-terangan mengikat tangan kita, agar kita tak bisa menggapainya.
spacer
Saya akan ceritakan seperti apa rasanya…

Rasanya… seperti kita menginginkan es krim seumur hidup, tapi ternyata kita selalu tetap miskin dan es krim itu tak pernah terbeli.
Tapi kita tau, es krim itulah yang memacu kita setiap hari melewati jalan yang sama, melintasi toko es krim yang sama, hanya untuk sekedar memandanginya lewat etalase toko, mencium wanginya yang bahkan telah kita ingat dengan baik.
Sepuasnya kita bisa membayangkan krim dingin lembut itu dalam kepala kita dan menerka-nerka rasanya…, tapi kenyataannya adalah bahwa es krim itu tak pernah kita rasakan.

Kemudian tanpa terduga, seseorang yang mungkin kita akan berterima kasih padanya seumur hidup, suatu hari mengundang kita ke rumahnya.
Dan kebahagiaan kita pun berlipat karena ternyata dia menyuguhkan semangkuk besar es krim dengan saus cokelat, vanila dan strawberi.. yang di mata kita tampak sangat luar biasa..
Tak sabar, penuh suka cita kita menyuap sesendok penuh es krim itu yang dalam sekejap memenuhi mulut kita. Lama kita membiarkan setiap syaraf di lidah kita mampu menikmatinya, membiarkan setiap sudut geligi kita merasakannya…
sampai akhirnya kita “ingin” menelannya…

Tapi kemudian tiba-tiba saja ada orang yang menghentikan usaha kita untuk menelan sesendok es krim itu, mencegah kita menelannya dan meminta kita untuk memuntahkannya,
dengan alasan… seumur hidup kita tak pernah makan es krim itu dan benda asing itu kemungkinan besar perut kita akan menolaknya… dan kita bisa sakit perut karenanya.

Lantas apa yang akan kita lakukan?
Kita mungkin akan rela kehilangan semangkuk besar es krim yang masih ada di depan kita, tapi apa iya kita juga rela kehilangan es krim yang hampir kita telan, padahal kita menginginkannya sepanjang hidup?
Setiap hari kita mengawali hidup dengan semangat hanya karena kita yakin kita akan melewati jalan yang sama, toko yang sama, wangi yang sama, yang hanya dengan membayangkannya saja membuat kita bahagia. Setiap hari kita berharap punya uang lebih untuk sekedar menikmati satu porsi kecil es krim yang begitu kita inginkan… Dan di saat semuanya benar-benar nyata, apa iya kita akan melepas harap dengan begitu mudah?

Mungkin kita akan lebih memilih menelan es krim itu, meski pada akhirnya kita memang sakit perut.
Tapi akan jauh lebih mudah buat kita mengobati sakit perut itu daripada kehilangan kesempatan (yang mungkin akan hanya ada satu kali buat kita) untuk menelan sesuatu yang membuat kita bahagia.
Meski sedetik saja, kita ingin mempertahankan harapan, meski setelah itu kita harus berjuang untuk bertahan..
Tapi satu hal yang kita tahu..
kita tak pernah menyisakan satu pun lembar kosong dalam dada kita yang akan diisi dengan penyesalan atas apa yang kita putuskan hari ini.

Dan apa jadinya kalau ternyata perut kita sama sekali tidak sakit seperti yang orang duga akan terjadi pada kita?
Maka kebahagiaan kita pun akan mengendap sejauh nafas kita masih bisa bertahan.

Jika kebahagiaan kita hanya terletak pada sesendok es krim yang bahkan bagi kita pun masih tanda tanya akan membuat kita sakit perut atau tidak…
apa iya kita harus meruntuhkan harap?
Kita tak ingin menyakiti siapapun dengan menelan apa yang kita inginkan.
Mungkin akan sedikit merepotkan jika kita benar-benar sakit, tapi bagian terbesar rasa sakit itu tetap jadi bagian diri kita.
Dan salah besar kalo ada yang menyangka kita tidak akan berjuang untuk bertahan dalam kesempatan yang mungkin membuat kita bahagia.
spacer
Dan saya, tentu saja, akan menelan sesendok penuh es krim itu. Dan jika saya, adalah sesendok penuh es krim mocca yang begitu kamu sukai, kamupun akan menelannya kan?
spacer
[ ...KJ... ]
spacer

27 Responses to “IBSN: my spoonful’s ice cream”


  1. harapan adalah jalan yang dilalui
    tanpa harapan tak ada artinya perjalanan
    setapak demi setapak perjalanan
    setapak demi setapak mengukir harapan

  2. budi Says:

    pagi-pagi.. sambil minum kopi, tak lupa sambil ngepus
    singgah di kidung jiwa serasa jiwa jadi mempesona, disini sarat kata-kata indah. semoga bisa jadiinspirasi bagi saya. mohon izin menaut blog mantab ini

  3. omiyan Says:

    satu kebaikan yang jarang tidak bisa dilakukan oleh setiap orang adalah memberikan sesuatu kepada orang lain ketika kita justru membutuhkannya

  4. cantigi Says:

    sure, such as sunrise on manglayang, even our song of rainy, something like that, one held in hand.. delighted, to warm up my soul, no words.., also miracle of god for us, coz there is only one place in your heart, and we just have to believe it, don’t you? and i’ll take it.

  5. our Says:

    susah ya…hidup itu penuh pilihan…yg akhinya kita gak pernah tau ^^!

  6. Didien® Says:

    wooooowwww..mau dunk es kyimnya :lol:
    kadang kita harus berani memutuskan apa yg harus kita lakukan..meski itu tak semanis es krim ..hehehe..
    udh ahh..takut g nyambung hihihihihi..
    kpn yah kita kumpul lg di atas bukit itu? ;)

  7. adams Says:

    rum Raisin chocolate ice cream by ten to five :lol:


  8. uhhmmm….
    sulit untuk berkata-kata…
    begitu menyentuh…
    penuh pesan-pesan kebaikan…

    semoga sukses ya mbak Vee…. :)

  9. jiwakelana Says:

    Kalau qm yg jadi es krimnya, akan ku telan tanpa berpikir panjang lagi. aq akan melupakan semua penyakit dan tdk akan takut diserang oleh penyakit karna qm adalah obatnya.

  10. Didien® Says:

    jangan di liatin terus teh esnya,nanti meleleh :D mending langsung di telan aja :mrgreen:

  11. Rindu Says:

    bagi dong sist, saya sudah bawa mangkuk nih …

    *datang memohon*


  12. dah jauh tertinggal tertinggal jauh banget aku
    dan ternyata postingan yang maniz banget.
    maafkan blue yang jarang ke rumahmu
    salam hangat selalu
    selamat akhir pekan

  13. jafis Says:

    bahkan rasa sakitpun bisa membuat kita bahagia…

    *aku telan saja es krim itu*

  14. ariefdj™ Says:

    ibarat sedang berjalan tertatih berkeringat di lorong gelap yang berliku, semangat akan tetap ada jika di ujung sana nampak bayangan seseorang bermahkotakan daun cantigi yang memegang semangkuk es krim impian dan cahaya harapan.. Tak usah dengarkan rintihan dinding2 beku di sekitarmu.. Tetap semangat.. Raihlah mimpi dan harapan itu..

  15. Hejis Says:

    Wah analogi yang tepat dan indah.
    Memang kadang-kadang kita menginginkan sesuatu dengan amat kuat. Itulah yang disebut idaman, mengidam. Untuk itu kita berjuang mati-matian, sepenuh hati dan raga agar mendapatkannya.

    Tetapi,
    Tidak semua yang kita idamkan mesti dipenuhi
    Tidak semua yang kita idamkan dapat terpenuhi

    Karena,
    Sebagian terikat oleh kultur, norma, nilai
    Sebagian lagi terhalang oleh ketidak-berdayaan kita
    Sebagian lagi terhambat oleh nilai keyakinan tertinggi (agama)

    Jadi,
    Jangan memiliki keinginan atau harapan yang tidak realistis atau yang menyimpang dari kendala-kendala itu

    Dan,
    Lebih bersyukur terhadap apa yang sudah kita dapatkan dan miliki seraya berupaya dan berdoa dalam perjuangan kita

    Begitu kali ya, mbak? :D

  16. Johan Says:

    Yah.., begitulah, hidup ini untuk memilih. Kalau ndak berani milih lebih baik ndak usah hidup.


  17. Ass, pue haba syedara long yang na disinan????
    Saleum meuturi…. :D

  18. heri Says:

    di sana sandal goreng di sini es krim :D

  19. mang kumlod Says:

    Wew, V keren nih… Sampe ga bisa ngomen… :P
    Saya ikutan nyicip eskrimnya deh, boleh kan V? :D

  20. thimbu Says:

    sayangnya saya kurang suka es krim, karena gigi suka ngilu hehehehehehe

  21. aliefte Says:

    apa yang diinginkan terkadang bukan yg dibutuhkan.. “keinginan adalah sumber penderitaan”.. :)

  22. pakde Says:

    Mbak….es krimnya boleh juga tuh…nyiscip dikit ya….boleh yaaaaaaaaa…. Pernah coba pakai Roti di makan jam 12 siang? wiiiiiiiih manteb.

  23. FAHMY Says:

    assalamualaikum…

    salam kenal

  24. yakhanu Says:

    itu realita yang ada mbak…. :)

  25. INDAH REPHI Says:

    mw eskrimnya mbak…. *merengek* :mrgreen: sy senang membaca artikel ini.. deep meaning inside :)

  26. daniel Says:

    so sweet…….
    he,he..

    oh,
    ya kata org tua TAK KENAL MAKA TAKSAYANG.

    siapa disana???


Leave a Reply