IBSN: duduklah, kita akan bicara tentang cinta…
12 Januari, 2009

jika cinta adalah kita…
maka kita tak akan pernah lelah untuk bicara tentang kita apa adanya…jika kita ada, karena cinta…
maka cinta akan selalu mengikatkan kita pada puluhan bentuk yang tercipta, juga karenanyamaka jika cinta adalah kita…
mari saling menggenggam, agar cinta tak berubah wujud dan rasadan karena kita memang ada karena cinta
maka biarkan semua bicara dengan bahasanya.


untuk semua yang memiliki cinta yang tak berbatas dan semua yang tak pernah kehilangan semangat untuk membaginya,
dengan kalimat, dengan kata, bahkan meski dengan satu huruf yang tunggal.
meski sayapun tak pernah tahu seberapa banyak yang saya punya,
karena yang saya tahu, sedikitpun ’semua itu’ tak pernah terkurangkan,
meski saya memberikannya untuk kamu, untuk orang tua, saudara, sahabat…..
dan juga tak pernah tahu seberapa besar ’semua itu’ untuk kamu…
tak pernah ingin mengukurnya, dan tak pernah bisa melakukannya.
kamu hanya perlu tahu, bahwa ’semua itu’ selalu ada. selalu…
terlebih di saat kamu lelah,
di saat kamu merasa pijakan itu mulai tergetar,
di saat kamu tahu, ada sedikit kabut yang tiba-tiba menebal dan menyempitkan jarak pandang kita untuk melangkah..
tapi sayapun tahu, bahwa kamu tak akan pernah kehilangan titik cahaya dalam hati kamu,
bahwa kamu terlalu kuat untuk menjadi retak,
bahwa kamu selalu tahu, disana, di dermaga yang sama, selalu ada perahu dengan lambung kayu puspa,
yang menunggu kamu untuk membawanya pergi pada samudra yang luas

[ ...KJ... ]





12 Januari, 2009 at 9:09 am
makasih puspa
12 Januari, 2009 at 10:37 am
thanks.. pas sekali dengan perasaanku saat ini…
12 Januari, 2009 at 12:32 pm
great post,,
cinta,, kata yg sulit diungkapkan dalam kata,, tidak terlihat,, tapi terasa,, hhe,,
15 Januari, 2009 at 9:27 am
Mari kita duduk bersama.
Menebarkan cinta kasih sayang ke segala arah.
Semoga cvinta Qt abadi.
Salam IBSN
15 Januari, 2009 at 10:42 am
tulisan yang indah
15 Januari, 2009 at 6:12 pm
Cinta yang mana yang akan kita genggam
Jika rasa yang ada diantara itu tak berbentuk
Hanya semu yang membuncah ketika ‘itu’ datang
Tak ada yang abadi,
bahkan dengan ketulusan untuk memberi dan diberi
bahasa cinta yang akan kita dengar
tak akan ada bila salah satu menyakiti
dunia indah dengan cinta
maka indahkan cinta
*******
gak bakat bikin kata2….xixixix….maaf ya mbak vee…latihan bikin yang sebagus puisi mbak vee
*******
great post, hayu segera daftar..
15 Januari, 2009 at 8:04 pm
ane masih lom percaya cinta teteh…
masih belom percaya!!!
ikutan 2nd IBSN Award.. bulan ini pendaftaran teakhir tgl 25 jan ‘ 09 jam 23.59wib kami tunggu yah… IBSN (Berbagi Tak Pernah Rugi)
16 Januari, 2009 at 4:13 pm
Sahabat…,
Cinta…adalah kata yang sedikit dapat diungkapkan dengan kata-kata.Bila telah gelap..maka hanya cahaya dihati yang dapat menyinarinya:-)
16 Januari, 2009 at 7:24 pm
Apakah cinta mampu menggoyang ego yg sudah tertanam tajam?
Apakah cinta mampu berserah diri saat kepergian menyapa?
Salam kenal ya
17 Januari, 2009 at 11:12 am
siang ini aku memakai bhs kablu utk menyapamu.
terasakah?hehe
18 Januari, 2009 at 8:32 am
Sahabat…
Semoga hari-harimu dipenuhi dengan CINTA..
Tapi kalau cinta yang itu cukup satu aja ya, jangan nambah
18 Januari, 2009 at 11:55 am
cinta oh.. cinta.. kmana engkau pergi.. knp jg tak menghampiriku..
(
give me somebody to love..
*loh kok jd curhat.*
hehe.. have a nice day..
18 Januari, 2009 at 5:41 pm
Jika cinta adalah kita maka biarkan semua menjadi sebuah takdir, hingga kita percaya bahwa kita memang ada karena cinta.
18 Januari, 2009 at 10:17 pm
Sahabat Blogger..
Saya ingin mengundang sahabat blogger (semua) untuk ikut berdiskusi menjadi blogger yang pertama ikut menyusun konsep “Indonesian’s Friendship Blogger”:-).
Salam Hangat dan Persahabatan selalu:-)
Gusti Dana
19 Januari, 2009 at 11:17 am
aku masih punya sekeranjang cinta, he..
19 Januari, 2009 at 2:43 pm
cintaku dirumah susun .. ^^
20 Januari, 2009 at 8:35 am
Cinta adalah aku
Cinta adalah kamu
Cinta adalah dia
Cinta adalah kita semua
Kalai tidak ada cinta kita belum tentu ada.
Mapir nih…
20 Januari, 2009 at 11:04 am
Jika cinta adalah kita
Berarti kita juga tersapa
oleh kepedihan mereka di Gaza
Jika cinta adalah kita
Berarti kita juga tersapa
oleh kepedihan kaum sengsara
Jika cinta adalah kita
Lalu kenapa kita belum pernah bersua?
21 Januari, 2009 at 4:37 am
Wah….
Saya sungguh lagi belajar memahami yang namanya puisi, heran kok gak paham-paham, ya. Kunjungan perdana, ditunggu di blog aku. Salam
21 Januari, 2009 at 1:09 pm
mbak jingga…
syair ini terlalu indah utk saya komentari..
saya kagum…padamu
21 Januari, 2009 at 2:28 pm
menyentuh sekali kata demi kata itu… bikin aku sedih
krn sulliiiiiiitttt bgt memhaminya hehehehe.. 
pokonya cinta ku utk Dia..
maaf telat masuk…soalnya byk jadwal aneh yg di kaliberasikan neh
21 Januari, 2009 at 7:20 pm
bagus banget
21 Januari, 2009 at 7:20 pm
spechless…
24 Januari, 2009 at 11:31 pm
..keren euy.. bahasa orang yang sedang jatuh cinta emang mengasikkan ya.. emm.. saran ajah, jaga stamina, agar kelak ketika berjalan bergandengan tidak cepat merasa lelah.. *sight*
26 Januari, 2009 at 12:25 am
yang namanya CinTa di dirku tak akan pernah mati selama hidupku hehehe…salam knal
30 Januari, 2009 at 8:23 am
Kata-katanya dalem banget ya, beruntung banget kang Deni yang jadi “Kamu”…
15 Mei, 2009 at 3:12 pm
so sweet…..!!!
menyentuh kalbu…..
23 Juni, 2009 at 7:11 pm
cinta ndak ada habisnya untuk dibicarakan….semoga ndak seperti di lagunya BBB–>> putus nyambung putus nyambung putus nyambung.