Our Playlist
17 Juli, 2008
Sejujurnya saya kadang masih sangat rindu, handphone saya tiba-tiba meneriakkan Canon in D (my sassy girl) dan foto Bee tiba-tiba muncul di layar handphone saya. Saya memang ‘cinta’ sama lagu itu dan sepertinya Bee juga sama. Dia kok yang menyebarkan virus Canon in D (my sassy girl) di kepala saya.
Di “masa lalu”, saya dan bee sering kali mendengarkan lagu ini sambil ngobrol di teras kostan seorang teman. Hmm.. teras itu. Teras yang sama yang saya juga bee lewati di satu sore, menumpahkan segala kekecewaan, sedih, karena dari hari itu sampai detik ini, bee tidak boleh lagi melewati pintu manapun menuju rumah saya.
“All my life, I pray for someone like you. And I thank God that I, that I finally found you. And all my life, I pray for someone like you. Yes, I pray that you do, love me too..”
All my life-nya KC and Jojo, sayup terdengar dari mp3 player yang bee biarkan bersuara sendiri, mewakili entah rasa apa yang kita rasakan saat itu.
Dan sore itu, semua perjalanan saya dan bee yang pernah terekam dengan jelas dalam benak dan kalbu saya, semuanya tiba-tiba menghambur dari ruang memori saya.
“Ketika kurasakan sudah, ada ruang di hatiku yang kau sentuh. Dan ketika kusadari sudah tak selalu indah cinta yang ada.Mungkin memang ku yang harus mengerti, bila ku bukan yang ingin kau miliki. Salahkan ku bila kaulah yang ada di hatiku.” (Untitled, Maliq n d’essential)
Di awal-awal saya dan bee ketemu, segala sesuatunya seolah tidak akan mungkin bagi kami berdua untuk saling ‘memiliki’. Ada ribuan penghalang yang membuat saya dan bee tidak bisa saling berpegang tangan dan menguatkan.Tapi semuanya ternyata tak bisa dihindari. Puluhan jarak toh tetap bisa dilewati meski dengan tertatih. Puluhan ‘strategi’ dikerahkan hanya untuk mendapatkan satu detik yang menjadi demikian berharga untuk saya dan bee.
Kadang bee datang di saat yang tidak tepat. Menempuh puluhan kilometer hanya untuk menemani saya lembur di kantor rame-rame dengan rekan-rekan kerja saya.
“Kangen aku pada dirimu, tiada akan dapat kuobati, tanpaku belai rambutmu, kucium pipimu dan kunikmati senyummu…”
Haha.. lagi-lagi Maliq n d’essential dengan Kangen-nya. Atau mau versi Incubus dengan I miss you-nya?
“You do something to me that I can’t explain. So would I be out of line if I said I miss u?”
Sama saja… intinya bee kangen. Tapi selebihnya, hanya sms, telpon, chat, email…
Bee orangnya ‘manis’, setidaknya buat saya (buat orang lain sih jangan), kadang dia sms:
“Kaulah matahari dalam hidupku, dan kaulah cahaya bulan di malamku… Hadirmu selalu akan kutunggu, cintamu selalu akan kurindu…”
Kali itu bee keracunan Selalu Denganmu-nya Tompi. Dan kali lain dia nelpon saya cuma bilang, “Yang bee lagi jalan, dengerin deh backsoundnya”, dan suaranya Armand Maulana yang khas pun sayup-sayup terdengar…
“Kau bawa diriku ke dalam hidupmu. Kau basuh diriku dengan rasa sayang. Senyummu juga sedihmu, adalah hidupku. Kau sentuh cintaku dengan lembut, dengan sejuta warna…”
“Yang kita ganti yuk 11 januari-nya ma 17 mei…” Lah bee, ntar dimarahin Gigi atuh.. lagian kenapa 17 mei? Apa karena hari itu pertama kali kita ketemu, setelah kita cape chat dan telpon-telponan?
Bee memang ‘manis’ tapi dia bukan malaikat yang tidak pernah melakukan kesalahan. Bahkan disaat terjadi tsunami tahun lalu, saya dan bee malah bertengkar hebat, karena satu kesalahan bee yang sulit saya maafkan dan saya terima. Mungkin itu kali pertama saya ‘ngamuk’ sedemikian rupa. Bee Cuma nunduk di depan saya saat itu. Sama sekali tidak bisa membela diri dari kemarahan saya. “Maafin bee….” Telinga saya terlanjur tuli dengan kalimat permintaan-permintaan maaf dia. Tapi kok saya denger dentingan melodi gitar bawain Butterfly-nya Weezer ya? Kemarahan sayapun berakhir dengan tangisan (dasar perempuan, ga puas marah, yah nangis… heheh…). Sejujur-jujurnya saya kesal. Kesal dengan kemarahan saya, kesal dengan kesalahan bee, kesal karena harus nyerah sama melodi Butterfly yang bee bawain meski dengan gitar bersenar ga lengkap.
“I’m sorry for what I did. I did what my body told me to. But I didn’t mean do your harm…”
“Bantu bee yang, buat beresin masalah ini. Demi Allah bee juga cape.” Hmmm, jadi inget waktu dia bilang jauh-jauh hari sebelumnya, “Kayaknya lagu yang cocok buat kamu, Trouble nya Coldplay deh yang… Soalnya bee cuma ngedatengin kesusahan aja buat kamu. Bikin masala…h terus. Sisa masalah sebenernya. Karena bee udah ngelepasin itu semua, tapi bukan berarti semuanya jadi tiba-tiba selesai. Bee ga mau kamu pergi dari bee gara-gara ini. Kamu lebih berharga dari apapun. Temani bee memperbaikinya ya?”
“Oh no, I see, a spider web, it’s tangled up with me. And I lost my head, the thought of all the stupid things I said. Oh no what’s this? A spider web, and I caught in the middle. Oh I turned to run, the thought of all the stupid things I’ve done..”
Dan bee memang sepertinya serius dengan apa yang dia niatkan. Meski kadang ada saat dimana dia merasa sendirian, merasa diperangkap dengan berbagai kehilangan yang dia alami sejak dia kecil. Ada saat dimana saya sendiri merasakan perih juga luka yang dia derita. Ada saat dimana saya juga ingin memeluknya dan membelai rambutnya. Tapi yang bisa saya lakukan hanya ini:
“Perjalanan sunyi, engkau tempuh sendiri. Kuatkanlah hati cinta….
Ingatkan engkau kepada embun pagi bersahaja, yang menemanimu sebelum cahaya. Ingatkan engkau kepada angin yang berhembus mesra, yang kan membelaimu cinta…
Kekuatan hati yang berpegang janji. Genggalmlah tanganku cinta. Ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri. Temani hatimu cinta..”
Sebelum cahaya – Letto, yang saya kirimkan via email.
Dan disaat saya jatuh, di saat saya sedih, dia pun hanya bisa bilang,
“… if you’d accept surrender, give up some more, weren’t you adored. I can’t be without you, matter of fact. I’m on your back. If you walk out on me, I’m walking after you…” (Walking after You, Foo Fighters)
Bee bermetamorfosis. Lagi-lagi membuat saya kaget. Tiba-tiba dia memutuskan untuk “sedikit” menghilang dari hidup saya. Saya pernah katakan, “Ini salah, yang kita berdua lakukan salah. Biarkan v pergi, dan pada saatnya nanti kamu boleh kembali dalam hidup v sebagai seseorang yang syah untuk v miliki.” Saat itu dia tidak setuju. Tapi tiba-tiba, saya ada pada hari ini, juga kemarin dan mungkin beberapa “saat” ke depan dan dihadapkan pada satu keputusan bee untuk “berjarak” dengan saya, membatasi komunikasi. Semula jadi permintaan saya, tapi tiba-tiba hanya dengan satu sms dia memutuskan untuk “setuju” dengan keinginan yang saya sebutkan entah berapa waktu sebelumnya. Dan tiba-tiba kok malah jadi saya yang merasa demikian kehilangan.
“Kucoba untuk melawan hati, tapi hampa terasa, disini tanpamu. Bagiku semua sangat berarti lagi. Kuingin kau disini. Takkan pernah ada yang lain di sisi. Segenap jiwa hanya untukmu. Dan takkan mungkin ada yang lain di sisi. Kuingin kau disini, tepiskan sepiku bersamamu, hingga akhir waktu.” (Hingga akhir waktu, NinebalL)
Mungkin hanya karena terlalu tiba-tiba dan saya butuh waktu untuk bersahabat dengan perasaan itu.
Dan akhirnya, ini buat kamu bee…
“so many years gone, still I remember, how did I ever let my heart believe in one who never gave enough to me. And so many years gone, love that was so wrong. I can’t forget the way it used to be and how you changed the taste of love for me.
You were my one more chance, I never thought I’d find. You were the one romance, I’ve always known in my mind. No one will ever touch me more. And I only hope that in return, I might have saved the best of me for you.” The Best of Me, David Foster.
I’ll be waiting, as your wish…



17 Juli, 2008 at 12:11 pm
Love is all Around… wuuuiiihhh…
17 Juli, 2008 at 4:38 pm
semangad.. semangad.. semangad!!! love is all around.. * bau matahari sangat abis main voli! *
17 Juli, 2008 at 5:12 pm
And it’s okay if you have go away…
Oh just remember the telephone works both ways
And if I never ever hear them ring
17 Juli, 2008 at 5:15 pm
And it’s okay if you have go away…Oh just remember the telephone works both ways
And if I never ever hear them ring, If nothing else I’ll think the bells inside
17 Juli, 2008 at 5:17 pm
If nothing else I’ll think the bells inside Have finally found you someone else and that’s okay
Cause I’ll remember everything you sang
17 Juli, 2008 at 5:17 pm
Cause you and I both loved what you and I spoke of and others just read of and if you could see now
well I’m almost finally out of.
17 Juli, 2008 at 8:37 pm
gak ada lagu G n R samasekali in ur playlist? Ya minimal estranged or november rain…
hapus aja memori dgn tegar yak
17 Juli, 2008 at 11:50 pm
Wah kalau postingan ini dibikin sinetron, eh pelm aja deh biar agak bagusan, pasti bakal keluar sealbum soundtreak pelm V & Bee. Wuih gaya!
Mmmhhh… baru ngerti sekarang kenapa temen saya pas nikah ngasih CD album lagu2 sebagai cinderamatanya. Mungkin playlist mereka kali yah pas sebelum nikah.
Tapi V, kok playlistnya dikit sih. Masih banyak space kosong kalau dibakar di DVD. *Ya iyalah secara 4GB geto log* Eh tapi bisa tuh kalau ditambahin lagu SAJOJO yg ini.
*atos ah cape mikiran neng V wae…*
*ngaliang heula ah*
18 Juli, 2008 at 5:24 am
Assallammualaikum teh v..
Membaca postingan di blog teteh spt bercermin dg diri sendiri..kisah cinta,bahkan soundtracknya pun he he subhanallah hampir mirip ( swear i’m not lie ) bedanya sie gak berani mengupload semua kisah se open teteh..lbh suka menyimpan dlm diari mungkin jika suatu saat sie punya keberanian kali ya..survive ya teh..for all ur dream..someday i hope ur dream come true..ehm pray 4 me 2 ya teh….
18 Juli, 2008 at 9:35 am
and try this one:
Leon haines Band – For You to Remember..
…
Since you’re out of sight
All my tryin’ leads me nowhere
‘Cause my mind still reflectin’ all the dreams that we’ve had
…
18 Juli, 2008 at 4:48 pm
duile
19 Juli, 2008 at 12:18 am
Sis, sini dudul disamping saya, akan saya ceritakan tentang bumi
20 Juli, 2008 at 2:10 pm
hay buw… saya sudah pernah mampir kesini belum ya?
baca baca kisahmu dengan si bee mu… sabar yah!!! kalian pasti bisa!!!
dan inget sama si sahabat yang dipanggil bee juga sama hun nya hehe
aaahhh.. saya dan lelaki kecil juga punya banyak sekali soundtrack dalam perjalanan kami yang baru sebentar namun serasa sudah hampir selamanya… tar tulis tulis juga ah
21 Juli, 2008 at 10:41 am
walah begitu ya. Aku seh g pernah separah itu. Tapi kalo patah hati n ditinggalkan dengan cewek lain pernah. Menggelepar…tersakiti dan akhhhh marah karena ….
23 Juli, 2008 at 9:45 am
” But we have not hit the ground
Doesn’t mean we’re not still falling, oh..
I want so bad to pick you up
But you’re still too reluctant to accept my help
What a shame I hope you find somewhere to place the blame
But until then the fact remains
Everyday
With every worthless word we get more far away
The distance between us makes it so hard to stay
Nothing last forever, but be honest babe
It hurts but it may be the only way ”
hanya mengingatkan, mungkin berpisah adalah jalan terbaik