//bp3.blogger.com/_OOPQB8vimec/R_GQ5e0LIbI/AAAAAAAAAKI/gPjpotwyt6Q/s1600-h/embun2.jpgsatu senja aku menulis satu bait puisi pada cakrawala, yang kemudian merubah segelas milkshake dalam dadaku jadi sepotong roti kering yang hampa dan beremah-remah

aku mengeluh pada setetes air yang meluncur dari sepotong rumput sehabis hujan. sediktpun tak tersisa huruf-huruf ratapanku. Hanya sepi… hening…, hanya satu persatu nafas yang bahkan dipandu mimpi untuk tak kehilangan detak

kemudian aku dengar bermoncong2 kalimat sinis, desis… dan masih kudengar ribuan kata yang berlontaran keluar diantara geligi dan lidah yang masih menyisakan kata waras dan berfungsi seharusnya, diantara kegilaan otak dan kenaifan hati

aku ingin, menghempaskan seluruh penatku pada lidahmu yang liar menyusuri nadiku
aku ingin, meluluhkan seluruh rasaku pada hangat bibirmu yang melumat habis seluruh sendiku
aku ingin, memelukmu dalam keterjagaanmu

tapi nada yang kita gumamkan tak pernah sama. masing2 terpolusi kenyataan yang menyesakkan dada. masing2 terkotak-kotak jutaan kalimat yang terus menerus menampar kita untuk bangun dalam sadar dan meninggalkan benang khayal yang tak kuasa kita urai

malam tadi, aku bicara pada bayanganmu. aku berlari, aku menari, aku berputar, aku menjemputmu untuk sekedar menyentuhmu dalam gelap

entah rasa apa yang ingin aku sebutkan, entah mata mana yang ingin aku lihat, entah tubuh mana yang tak ingin aku lepas dari genggaman

tapi selalu yang aku temukan hanya gumpalan2 adrenalin yang menghilangkan kewarasanku. naluri, akal sehat… semua kehilangan jalannya. hanya untuk satu senyum, tak lebih… dan beberapa bonus yang membuatku liar dan sesak

dan pagi tadi…
aku biarkan lukaku menganga, membusuk dan membuatku mati

aku tak ingin menemuimu esok, lusa dan selamanya
aku tak ingin menyayangimu dan kehilangan nyawa
aku tak ingin sesak dalam jalanku dan menginginkanmu
aku hanya ingin terbunuh dalam indah

 

Note: juga diambil dari sini

11 Responses to “listen to my heart (it’s a wrap)”

  1. BanNyu Says:

    Apa sih yang sebenarnya Vdee rasakan saat tulis posting ini?

  2. BanNyu Says:

    aku hanya ingin terbunuh dalam indah

    Saya suka kalimat ini …

  3. vdee Says:

    @BanNyu
    perasaan v saat itu? beberapa tahun yang lalu itu? entahlah… ngambil istilahnya mommyhore… “terjebak dalam permainan hati”… (?)

  4. Bundanya V Says:

    wew….itulah…kalau bermain main dengan hati….
    suka araraneh sajah.
    tapi kalau keasyikan juga…gak benul ya v…
    pokoknya..luv u V aja dah..muwaaaach

  5. vdee Says:

    @Bundanya V
    Rusuh bund… kaya yang dikejar setoran, heheh…

  6. fisha17 Says:

    Seperti nafas yang enggan dihembuskan. :D

    hahah… kembung kembung deh… gara2 tuh udara ditahan di perut! ada2 aja…

  7. temennya V Says:

    emang V terluka dimana? jangan biarkan terluka dunk…. :D

    temennya v perhatian banget yah? padahal kamu kan yang bikin v terluka???!!!!

  8. temennya V Says:

    lupa ninggalin jejak :P

    makanya ngaku aja deh ry kalo dah jadi aki-aki!

  9. kucingpemalu Says:

    karena akhirnya tidak dapat menahan ketidak cocokan dengan dia, lalu memutuskan hubungan tidak secara baik-baik, dan hanya menyisakan beberapa kenangan indah bersamanya, maka V membuat puisi beginian…
    ngga nyangka….

    pendeskripsian yang baik, tapi sayang kejadiannya ga kaya gitu?
    *kucingpemalu kadang-kadang malu-maluin deh ya…

  10. temennya v Says:

    hehehhehe….biar aki-aki tapi yg penting keyen. :P

    emang ada yah aki2 keyen? keyen juga tetep aja keyiput2…!!!


  11. aku suka tulisan yg ini. makasih ya tas kunjungnnya.

    alhamdulillah… sama2 mas dobleh yang malang… (duh malang kenapa ya?)


Leave a Reply