demam panggung
3 April, 2008
Orang lain mungkin sudah senang bukan alang kepalang karena tiba-tiba (bahkan tanpa pemberitahuan sebelumnya) mendapatkan promosi, meskipun bersifat sementara.
Bersyukur pasti, karena meskipun ini sementara, toh ada yang mempercayakan amanahnya di pundak saya. Tapi takut dan was-was pun kadarnya hampir menyamai.
Hari ini berbagai macam kesalahan saya perbuat. Padahal kesalahan-kesalahan itu hanya kesalahan sederhana yang tidak seharusnya saya lakukan. Hati saya pun tak urung merasakan perasaan-perasaan tak enak, yang saya tak tahu apa?
Huh, apakah ini yang dinamakan demam panggung di hari pertama?





3 April, 2008 at 7:47 pm
karna was-was dan takut kali.
3 April, 2008 at 7:48 pm
oh yah
selamatyahhhh
3 April, 2008 at 8:43 pm
wah … selamad yah.
santai aja … nikmatin demam panggung sambil nyapa penonton.
/* serasa konser */
4 April, 2008 at 11:32 am
semua orang pasti pernah demam panggung. tapi kalau promosi terus banyak bikin salah, mungkin karena belum terbiasa aja.
eh, salam kenal
4 April, 2008 at 12:59 pm
@311thoth, Rully, artja
uh… jadi malu hati… ternyata kemarin beritanya kepagian. terlalu grasa grusu… khawatir g jelas…
intinya bahwa pada saat saya diminta untuk menduduki satu posisi tertentu, saya pasti bilang siap. ditanya apa mau bertanggung jawab dengan segala konsekuensinya, saya akan jawab bersedia. tapi ternyata kemudian senioritas yang menang. kecewa? engga lah, reaksi muncul kan setelah ternyata saya orang satu2nya yang ditawari, setidaknya saya pernah dilirik dan dianggap punya “kemampuan”, sampe kemudian ada ketakutan bahwa saya akan melangkahi banyak orang, pada saat menduduki posisi itu. ya sudah, saya sendiri sadar diri, yang jauh tinggi jam terbangnya emang lebih banyak. hehe…
akhirnya, jadi malu lagi, karena grasa grusu nulis disini. tapi yah sudahlah…
terima kasih sudah mampir
5 April, 2008 at 1:00 am
Alhamdulillah… bersyukur dulu sis.
18 April, 2008 at 11:06 pm
ngiring bingah ngiring bingah…
Kapan dong sukurannya?
23 April, 2008 at 1:44 pm
@Rindu
Alhamdulillah… sekecil apapun amanah, di belakangnya ada tanggung jawab yang ga kecil. do’anya yah?
23 April, 2008 at 1:47 pm
@rumahkayubekas
insya Allah tiap nafas juga saya bersyukur. Tapi kalau maksudnya makan-makan…. insya Allah yah kang, seengganya khusus buat kang hry, hehe… (ssst… jangan bilang2)